Manfaatkan Momentum Malam Ke-15 Ramadan, PKM Lasepang Sosialisasi Penanganan Penyakit Campak di Hadapan Jemaah Salat Tarawih Masjid Ar-Rahman Arakeke Permai
Bantaeng, Arakeke Permai - UPT Puskesmas Lasepang memanfaatkan momentum Malam ke-15 Ramadan untuk melaksanakan sosialisasi penanganan penyakit campak di hadapan jemaah tarawih Masjid Ar-Rahman, Perumahan Arakeke Permai, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Rabu, 4 Maret 2026.
Sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Lasepang, Akbar Arfa, S.K.M., M.M., yang juga selaku petugas promosi kesehatan di kabupaten Bantaeng, sekaligus sebagai koordinator Seksi Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan organisasi Pengurus Masjid Ar-Rahman. Kegiatan dilaksanakan setelah salat isya berjemaah dan sebelum ceramah tarawih, dengan jemaah tetap fokus menyimak penyuluhan kesehatan ini.
Pembukaan dan Tujuan Sosialisasi
Dalam pembukaannya, Akbar Arfa menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penyakit campak yang saat ini perlu diwaspadai bersama karena kasusnya meningkat tidak hanya di Bantaeng saja, tapi juga di daerah lain Se-Sulawesi Selatan. Ia menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendeteksi dan mencegah penularan sejak dini. Olehnya, pemerintah daerah dalam hal ini bapak Bupati Bantaeng menyampaikan agar penanganan dan pencegahan penyakit campak disosialisasikan ke masyarakat.
“Kami hadir untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa campak adalah penyakit menular yang perlu diwaspadai bersama, terutama pada anak-anak,” ujarnya di hadapan jemaah.
Pengertian dan Cara Penularan Campak
Ia menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat mudah menular melalui percikan air liur (droplet) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Penularan dapat terjadi dengan cepat, terutama di lingkungan padat atau dalam interaksi dekat antarindividu.
Menurutnya, anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular.
Gejala Awal yang Harus Diwaspadai
Dalam penjelasannya, Akbar Arfa menguraikan gejala awal campak yang perlu dikenali masyarakat, di antaranya:
- Demam tinggi
- Batuk dan pilek
- Mata merah
- Munculnya ruam kemerahan yang biasanya diawali dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh
Ia mengingatkan bahwa banyak orang tua menganggap ruam sebagai hal biasa, padahal bisa menjadi tanda awal campak.
“Kalau ada demam tinggi disertai ruam kemerahan, jangan dianggap sepele. Segera periksakan ke fasilitas kesehatan agar bisa ditangani lebih cepat,” tegasnya.
Risiko dan Komplikasi
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa campak bukan sekadar penyakit ringan. Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menimbulkan komplikasi seperti radang paru-paru (pneumonia), diare berat, hingga gangguan pada otak, terutama pada balita dengan daya tahan tubuh rendah.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan gejala yang mencurigakan.
Pentingnya Imunisasi
Poin penting yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan paling efektif. Ia mengajak seluruh orang tua memastikan anak-anak mereka telah mendapatkan imunisasi campak sesuai jadwal.
“Imunisasi adalah perlindungan terbaik. Dengan imunisasi lengkap, risiko tertular dan dampak berat akibat campak bisa dicegah,” jelas Akbar Arfa.
Ajakan untuk Bersama Menjaga Kesehatan Lingkungan
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh jemaah untuk bersama-sama menjaga kesehatan lingkungan, melaporkan jika ada kasus yang dicurigai, serta aktif berkonsultasi dengan petugas kesehatan.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon positif dari jemaah yang terlihat antusias menyimak materi hingga selesai. Sinergi antara pihak puskesmas Lasepang dan pengurus masjid Ar-Rahman diharapkan terus berlanjut, sehingga masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, dakwah, dan ukhuwah, tetapi juga pusat edukasi pola hidup bersih sehat dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat di lingkungan perumahan Arakeke Permai dan sekitarnya.









Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan santun