10 Strategi Manajemen Organisasi Pengurus Masjid yang Profesional, Kolaboratif, dan Berdaya Guna
Bantaeng, Arakeke Permai - Dalam dinamika kepengurusan masjid, kerap dijumpai kondisi di mana hanya satu atau dua orang saja yang aktif menjalankan roda organisasi, sementara pengurus lainnya belum terlibat secara aktif dan optimal. Situasi ini bukan hanya berdampak pada ketimpangan beban kerja, tetapi juga menghambat pelayanan jemaah dan pembinaan umat. Masjid sebagai pusat kegiatan ibadah, dakwah, ukhuwah, dan pemberdayaan umat membutuhkan manajemen organisasi pengurus masjid yang profesional, sistematis, kolaboratif dan kolektif-kolegial. Untuk itu, diperlukan strategi manajemen organisasi pengurus masjid yang dapat diterapkan secara konkret, terarah dan terukur agar seluruh pengurus dapat bekerja dan bertanggung jawab sesuai tupoksi pada bidang/seksinya masing-masing. Berikut 10 strategi manajemen organisasi pengurus masjid disertai masing-masing contoh 5 poin penting yang dapat diterapkan oleh pengurus untuk meningkatkan kinerja secara individu maupun organisasi, yaitu: 1. Penega...



